Menulis percakapan imajiner ini tahun lalu.
Hehehe… Menjadi kenyataan walau belum benar-benar tuntas sepenuhnya.
Dan kini saatnya memulai awal yang baru :)
anythin’ but ordinary
Menulis percakapan imajiner ini tahun lalu.
Hehehe… Menjadi kenyataan walau belum benar-benar tuntas sepenuhnya.
Dan kini saatnya memulai awal yang baru :)
Goodbye November, I won’t end up with you
Not on November, won’t be that soon…
Forgetting November, this is just the beginning
Goodbye November, gotta get to move on…
Entah apakah karena saya belajar tentang tata ruang, daftar lagu favorit pun adalah lagu-lagu yang mengasosiasikan diri pada suatu ruang, tempat, ataupun kota. Lagu-lagu yang punya sense of space, rasa ruang. Menyebutnya dengan spacious song… walau term spacious ini sebenarnya agak kurang tepat, but sounds cool sih :) Tentu saja lagu Yogyakarta dari KLA Project masuk di urutan pertama. Dan karena akhir-akhir ini John Mayer selalu jadi favorit, lagunya yang berjudul In Your Atmosphere atau yang kadang disebut dengan LA Song juga jadi favorit.
Ada satu lagu lagi yang sangat saya suka. Lagu berjudul Taman dari band Post Theraphy, muncul kira-kira 10 tahun yang lalu. Band ini entah kemana, tapi kata seorang teman sudah berganti nama menjadi band berjudul Shifter.
Post Therapy - Taman
Berdiri di sini ku termenung
Haru terasa mengandang rindu
Dulu di sini sebuah taman
Tempat engkau menanti dirikuReff :
Tiada lagi taman yang indah
Berganti dengan pencakar langit
Hilang semua warna kotamu
Pudar terhapus tuntutan jamanTadinya aku ingin melepas rindu
Sekedar mengingat dirimu
Yang kini telah jauh
Tak kutemukan tempat berteduh
Tuk menghindari panas mentariBack to Reff :
Lagu yang masih (makin?) relevan dengan keadaan saat ini…
Dua bulan mencoba tinggal di desa, jadi wong ndeso. Bukan desa yang gemah ripah loh jinawi, melainkan desa gersang di atas bukit. Air langka, apalagi di musim kemarau. Jalanan yang kering berdebu dan juga berkelok.
Entah kenapa menangkap aura pasrah di sana. Anak-anak kecil yang begitu mudah berkata tidak bisa. Yang ternyata bawaan ayah ibunya, like father like son. Yang tua dan yang muda… Seharusnya mereka bisa lebih baik lagi, tapi seperti sudah nyaman dengan segala ketidaknyamanan itu, sudah ayem dan tentrem. Inilah zona nyaman bagi mereka.
Nyamanmu, tak nyamanku melihat kenyamananmu.
Takut, jika banyak desa-desa kita pun seperti ini…
Pantas saja…
banyak pemeringkatan menempatkan Indonesia di peringkat menengah ke bawah dan tak juga beranjak.
Kecuali untuk korupsi ataupun penggundulan hutan tercepat.
Selalu ada peluang untuk berubah….
Bukan tentang bisakah, tetapi maukah?
Aku mau!
Life is what happens while you’re busy making your excuses.
When I’m Gone - Simple Plan
Geez… I feel you, my friend!