“Dulu waktu aku SMP, yang diberitain pacaran di infotainment itu Febby Febiola, sekarang kok Cinta Laura yang baru 13 tahun, mana pacarannya udah peluk-pelukan gitu.”
Kalimat yang bunyinya kira-kira seperti itu yang aku denger dari si penyiar waktu nyetel Swaragama, (uhm.. pendengar loyal sejak menang CD :>) Jumat malem kemaren.
Bener juga. Beberapa tahun lalu, seorang artis mengalami masa jaya-jayanya di TV, paling sering nongol di layar gelas itu, di usia sekitar 20an. Sekarang? Tiga belas tahun, lima belas tahun, dengan peran yang jauh melebihi usia si artis sebenarnya. Yang sepertinya terbawa ke dalam kehidupan mereka. Dan karena muncul di TV yang bisa dinikmati siapa saja, juga bisa mempengaruhi siapa saja.
Lalu artis 13 tahun di masa yang lalu itu? Hmm… Masih berseliweran di acara anak-anak. Ngga malu kalo masih ngeluarin album sebagai penyanyi cilik kayak Trio Kwek-Kwek. Idolaku :) Video klip dengan baju kuning dan wig warna-warni ceria yang ngga pernah aku lupa.
Peringatan Sumpah Pemuda Oktober kemarin banyak menyerukan kaum muda buat meningkatkan eksistensinya di kancah politik, untuk memimpin Indonesia. Di ranah yang satu itu, kaum muda memang seperti kurang kedengaran gaungnya. Padahal sejarah Indonesia dimulai dengan dipimpin orang-orang muda. Muda, segar, dan berani. Kalau kaum muda benar-benar mau memimpin berarti butuh meloncati generasi di atasnya persis. Butuh loncatan supaya bisa memimpin di kala masih muda. Kalau generasi yang di atasnya yang kemudian memimpin, berarti sudah bukan muda lagi. Dan kalau kaum muda sekarang baru eksis besok-besok, apa bedanya? :p
Nah, Cinta Laura dan teman-temannya justru sudah berhasil membuat loncatan. Loncatan generasi. Loncatan yang mungkin tidak begitu diharapkan karena efeknya sering dipandang negatif. Tapi mungkin bisa dicontoh para politikus muda. Kok sampai bisa meloncati generasi sebelumnya, menggusur seniornya dari sang layar gelas.
Blueh blueh blueh… nyambunginnya maksa? Hehehe, namanya juga loncatan :D

neno said:
hahaha.. cinta laura ya nien? aku sempet liat dari streaming-an kapan itu. yang ngomongnya bhs-indo berlogat bule itu bukan? hahahh.. masih 13 tahun to? ckck.. pantesan..suaranya masih kyk anak kecil, tapi.. gayanya udah 19-20
iya ya, dulu kyknya artis kalo lagi umur segitu malah lagi pada ngilang, soalnya transisi, skarang.. muncul semua, walopun jadi “lebih tua” di perannya ato ya..gayanya itu tadi hehe
November 11, 2007 @ 4:39 pmnien said:
neno:yoi mbak, eh ralat… sudah 14 tahun sepertinya :D
November 11, 2007 @ 5:09 pmEvan said:
Dunia..dunia..emang semua udah pada kebalik-balik.Moga aja Evan gak begitu..salam kenal,mbak
November 11, 2007 @ 7:10 pmnien said:
Evan : Wah wah… Evan jelas lebih bikin loncatan daripada Cinta Laura :p
November 11, 2007 @ 7:20 pmwedhouz said:
wah… cinta laura ki sing endi?
November 13, 2007 @ 5:16 amaku ngertine azizah je :-))
zam said:
hahha..
anak sekarang cepet gede.. apa karna faktor makanan ya?
liat aja, buanyak makanan junk dan snek menuh bahan kimia..
ah mboh lah..
sing penting: AYU!
wakakaak
November 14, 2007 @ 5:33 pmnien said:
wedhouz: haiyah, njiplak maria cinta yg hilang kui, si telenovela baheula, jare si enes :p
November 14, 2007 @ 8:57 pmzam:makanan junk ama cepet gedhe, teori baru? :p
cece okeh aja said:
waduh,,
November 19, 2007 @ 12:17 pmak n rini paling hafal ni omongan cinta laura yg begono..
“bagi cinta,education is number one..”dengan logat bule indo tentunya plus bibir dimocongin kedepan..hwekekeke
h4rs said:
halah cerita sinetron meneh….??? :P
November 19, 2007 @ 8:31 pmputy said:
cinta laura = abg = malesin… heheh…
November 20, 2007 @ 2:32 pmnien said:
h4rs:heh?meneh?
November 25, 2007 @ 6:35 pmputy:hihihi :p