Kadang rasanya lelah mengejar cepatnya kemajuan teknologi. Di awal kuliah, hingga sekitar awal 2005, aku masih ke mana-mana sambil menenteng disket, sementara sekarang kapasitas flashdisk yang umum dipakai sudah mencapai 4-8 giga. Laptop-laptop baru pun semakin kecil dan tipis dan tak lagi memasang CD/DVD drive. Jadi sedikit khawatir, jangan-jangan banyak data yang aku simpan di CD atau DVD terselamatkan tapi akan tidak bisa dibuka, bisa jadi pemutar CD dan DVD akan segera punah. Ide iseng pun berseliweran di otak, sepertinya boleh juga kalau menyimpan aneka disk drive dan CD/DVD drive, merawatnya baik-baik dan membuka usaha berjudul “persewaan nostalgia” di 20 tahun yang akan datang :)
Haruskah untuk selalu bergerak mengikuti perkembangan teknologi itu? Untuk urusan teknologi awet dan terus bertahan, rasanya kertas masih tanpa tanding. Dan ternyata blog ini (walau hidup tidak, mati tak segan) juga masih bisa bertahan dan bisa dipakai. Blog ini menumpang di blogsome dan enginenya masih menggunakan wordpress versi 1.5 ketika wordpress saat ini sudah sampai di versi 2.8.4 (kalau tidak salah) serta berlayout bikinan tahun 2006. Komputer yang dipakai pun masih Pentium III produksi abad lalu.
Ah… sebenarnya tulisan ini mencoba mencari pembenaran sebagai awal untuk mencoba menulis lagi di wadah yang serba kuno ini. Bahwa tak segalanya tak harus serba baru dan serba terkini…
Learn to pause… or nothing worthwhile will catch up to you. - Doug King
